Profile Pokja

Kamis, 20 November 2014

PROYEK WISATA SUMBER AIR DAN PEMANDIAN DESA DUKUH NGADILUWIH DIKEBUT

Kediri (RBM), Memasuki akhir tahun anggaran tahun 2014, Panitia pembangunan atau TPK (Tim Pengelola Kegiatan) PNPM MP Integrasi Desa Dukuh Kecamatan Ngadiluwih, mempercepat  progress pembangunan wisata sumber mata air dan pemandian dengan menambah tenaga kerja. Hingga pertengahan bulan November tahun 2014 ini pekerjaan yang direncanakan secara keseluruhan masih mencapai 65 % fisik yang tergarap.
Kolam Anak Anak
FK (Fasilitator Kecamatan) Sugeng Subarkah selaku FK Pendamping yang diperbantukan di Kecamatan Ngadiluwih menyampaikan disela-sela monitoring dan supervisi dilokasi pembangunan proyek, mengatakan kalau pembangunan wisata sumber mata air dan pemandian ini masih belum kelar, meskipun sudah memasuki musim hujan yang sering menjadi kendala dalam pengerjaan proyek, untuk itu., kami sedang upayakan bersama teman-teman pendamping yang lain guna mempercepat progress penggarapan agar target di akhir bulan Desember Tahun 2014 ini rampung, dengan cara meminta TPK Desa dukuh ini menambah para pekerja dan tukangnya.
           
Di tambahkan oleh FT, Lukman Harun ST. Menyampaikan bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh TPK Desa Dukuh ini sudah sangat baik dan menurut pemantauan saya, ini sudah mendekati target pengerjaan, sebab kita menyadari., ini proyek yang dikerjakan oleh masyarakat yang tidak dibidangnya, namun dengan ketekunan dan keuletan para pelaku PNPM desa ini sudah baik, karena start pengerjaan proyek ini memang terlambat dibandingkan dengan tahapan PNPM MP yang reguler jelas FT kandat.
Lukman, Menambahkan bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh TPK ini sangat berat sebab RAB yang dikerjakan sangat banyak ada 17 item fisik yang harus ditangani oleh TPK, dan teman -teman TPK hanya berbekal dengan semangat sudah mencapai progress kira-kira 65%. Untuk pengerjaan Fisik-fisik yang sulit sudah hampir selesai yaitu pengerjaan untuk bangunan Kolam Renang Anak dan Kolam Renang Dewasa hampir 85%, yang sedang dikerjakan bersamaan juga Untuk Pagar dan Gapuro Pintu Masuk juga sudah 60%, Untuk pengerjaan Panggung Hiburan sudah digali pondasi telah dipasang dan atap pangung sudah selesai, untuk pengerjaan Gasebo pemesanan sudah dilakukan pada ahlinya, dan untuk saluran sudah 90 % tinggal Finising.
Kolam Dewasa
            Sedangkan untuk pekerjaan yang belum dikerjakan masih ada 4 RAB, namun pengajuan TPK Ke-UPK sudah direncanakan seiring progress fisik dilapangan, yang belum pagar BRC dan jembatan hubung yang belum, dan saya yakin teman-teman TPK sudah mengerjakan dengan maksimal, maka akhir tahun 2014 saya optimis Wisata Sumber Mata Air dan Pemandian ini akan rampung sebagaimana target awal.
           
Ketua TPK, Yazzid Bastomi, saat ditemui tidak banyak menceritakan tetang proyek yang sedang dibangun ini, Proyek  yang menelan biaya hampir sentengah milyar lebih ini, di dapatkan dari PNPM Integrasi dan Swadaya masyarakat, Bastomi menyatakan bahwa dia dan teman-teman TPK hanya kerja-kerja dan kerjakan. sebagaimana arahan dan bimbingan yang dilakukan oleh Fasilitator Pendamping Kecamatan dan Fasilitator Kabupaten saja, serta konsentrasi yang dilaksanakan agar pembukuan benar-benar tertib itu saja., Tutur Bastomi. (sis/Inh)

Kamis, 06 November 2014

MDST PNPM, Wabup Serahkan Kunci Gedung PAUD PKK

Kediri (RBM). Musyarawarah Desa Serah Terima (MDST) digelar oleh TPK PNPM MP Desa Sumberjo, Kamis 30 Oktober 2014 di pelataran gedung PAUD PKK Sumberjo  yang dihadiri oleh Rombongan Wakil Bupati Kediri Bapak Drs. H. Masykuri Iskan, MM., acara yang biasanya hanya dihadiri masyarakat dan stake holder desa saja, ini berbeda. sebab peserta MDST ini banyak Tokoh dan Pejabat yang datang  diacara MDST ini., antara lain: Camat Kandat, Koramil, Polsek (muspika), PjOK kandat, staf Kecamatan dan tokoh masy desa Sumberjo,

           
acara dibuka dengan penampilan tari-tarian oleh siswa-siswi PAUD, tarian bertemakan Ujung Tiban yang di tampilkan itu merupakan tari-tarian yang baru saja mendapatkan piala lomba, juara 3 di tingkat kabupaten, kemudian dilanjutkan pemaparan laporan pertanggungjawaban oleh Ketua TPK PNPM Mp desa Sumberejo Ibu Khoiriroh.

            Khoiriroh menyampaikan kepada peserta MDST dan Ke-Wakil Bupati antara lain; Dana yang diterima adalah sebesar Rp. 111.000.000,- yang di pergunakan untuk Fisik 95%, Operasional TPK 3% dan Operasional UPK 2%. dengan nada memohon ketua TPK melanjutkan laporannya diantaranya menyampaikan, bahwa bangunan yang dikerjakan kurang dari 100%, itu diakibatkan adanya potongan Dana 11,08% dari BLM yang ada, dengan begitu plafon gedung PAUD belum dapat dipasang, adapun untuk pemotongan dana tersebut telah di sahkan bersama di MAD Khusus di kecamatan.

            lebih lanjut khoiriroh menyampaikan permohonan kepada Wakil Bupati, agar berkenan menjadi Bapak Asuh bagi Lembaga Pendidikan PAUD PKK sumberjo yang langsung disambut tepuk tangan riuh oleh peserta MDST, dengan harapan Bapak Wakil Bupati bisa menjembatani impian masyarakat ini, seperti akses jalan yang menuju kesekolah PAUD masih berupa tanah, semoga bisa dibantu Paving, ujarnya. juga kami berharap gedung yang telah di bangun PNPM dan Swadaya masyarakat ini di bantu oleh pemerintah kab. kediri, seperti Kantor untuk Bunda-bunda ini, toilet dan juga ruang 1 lagi, pungkas ibu dua anak ini yang di sambut dengan tepuk tangan oleh semua peserta.

            Wakil Bupati Drs. H. Maskyuri Iskan, MM saat memberi sambutan dan arahan kepada peserta MDST antara lain menyanjung keberhasilan Program PNPM MP. dan memberi ucapan terima kasih kepada masyarakat atas partisipasi dalam pembangunan khususnya dalam upaya peningkatan pembangunan dunia pendidikan, Wabup menjelaskan bahwa pemerintah kabupaten kediri tidak bisa sendiri dalam ihktiar pembangunan ini, sangat membutuhkan kerja sama dengan stake holder dan semua masyarakat dan orang tua siswa.

            Masykuri, menekankan bahwa pendidikan Usia dini adalah kerangka strategis dasar, sebab anak-anak itu ibarat lembar kertas putih yang suci dan fitrah, maka kondisi yang seperti itu membutuhkan terpaan pendidikan yang baik sejak dini, guna menanamkan pondasi yang unggul bagi generasi mendatang penerus perjuangan agama dan bangsa,

            dalam pertengahan sambutan wabup menanggapi permintaan oleh Ketua TPK, Wakil Bupati akan mengupayakan, namun juga dengan memperhatikan kemampuan pemda dan juga ada prosedur dalam usulan rencana pembangunan, dan untuk selanjutnya agar di upayakan oleh ibu kades dan pak camat tutur Masykuri yang di sambut tepuk tangan riuh oleh peserta MDST.


            Usai sambutan Wabup meresmikan Gedung PAUD PKK sumberjo dengan ditandai pemotongan pita sebagai simbul peresmian, dilanjutkan penandatanganan prasasti dan penyerahan kunci dari Wabup kepada pengelola PAUD PKK Sumberjo. (sis&inh) 

Selasa, 09 September 2014

SEKILAS DESA SESUAI UU DESA















Sumber : https://www.facebook.com/hashtag/bangundesa

Rabu, 03 September 2014

Kediri, 6 Kecamatan Tidak Terdanai PNPM Intergrasi

Pimpinan MAK Kab Kediri
Kediri (RBM), Setelah melalui Ptoses yang panjang, MAK (Musyawarah Antar Kecamatan) di gelar dipendopo kab. Kediri, MAK merupakan forum tertinggi ditingkat kabupaten untuk memutuskan usulan yang didanai melalui BLM PNPM MP Integrasi SPP-SPPN.
 Sabtu, 30 Agustus 2014 pelaksanaan MAK menjadi tonggak pembangunan di kabupaten kediri dalam hal perencanaan yang benar-benar integrasi, sebab model yang dipakai berubah. Perubahan yang dilakukan dalam PTO integrasi adalah penentuan rangking dalam prioritas usulan Kabupaten.
 Integrasi dalam PNPM MPd SPP-SPPN, adalah penggabungan sistem perencanaan yang berbasis, Partisipasif, Birokratis dan Politis., dalam sambutan yang disampaikan oleh kepala BPMPD Kab. Kediri, H. Satirin, SPd. menjelaskan kepada peserta MAK yang hadir dari utusan masing-masing kecamatan 6 orang. terdiri dari BKAD, PJOK, TPK, 3 Orang Perempuan.
 Satirin, menghimbau kepada peserta MAK agar menjaga tradisi yang baik dalam sistem perencanaan yang partisipatif. sebab kita mengetahui PNPM MP ini adalah satu-satunya program kebijakan yang nyata dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, baik yang bersifat Penguatan skill, Infrastruktur maupun usaha atau SPP, khusus SPP yang begitu besar ini harus kita kawal dengan maksimal. serta saya sangat serius dalam mengawal ini, Ujar Satirin.
Selanjutnya karena cara menentukan peringkat prioritas tidak sama dengan MAK sebelumnya, maka desa desa atau kecamatan yang tidak terdanai harus legowo, karena yang menentukan ini adalah sudah melalui proses dan prosedur yang sesuai yaitu dari Tim Rekomendasi, tim rekom ini sangat independent, saya saja tidak tahu usulan mana-mana yang dapat dan yang tidak., tegas satirin.
 Proses MAK yang dipimpin oleh utusan peserta dari Ringinrejo Awan sultoni Ketua  dan Badri dari Tarokan sebagai sekretaris sidang. dengan lugas dan tegas Sultoni, memimpin pembacaan tatib MAK, diantarnya tatib yang krusial tentang penentuan prioritas, yang dimiliki Tim Rekomendasi berdasarkan kreteria penilaian usulan 1. Lebih bermanfaat bagi RTM, 2. bermanfaat untuk penegembangan kawasan, 3. Memiliki daya ungkit yang tinggi dalam pengentasan kemiskinan, 4. Berdampak langsung dalam peningkatan kesejahteraan, 5. dapat dikerjakan oleh masyarakat sampai
Desember 2014, 6. Didukung oleh sumberdaya yang ada, 7. memiliki potensi untuk berkembang dan berkelanjutan, 8. mendukung kualitas lingkungan hidup dengan tidak merusak lingkungan hidup, dan 9. sesuai dengan Visi Misi Bupati kediri.

Peserta MAK
Seusai tatib MAK diputuskan, dibacakan perangkingan prioritas usulan yang terdiri dari 72 usulan yang ada dari 26 Kecamatan, Kecamatan Ngadiluwih  desa Dukuh mendapat rangking satu, hingga rangkin 72 usulan. sesuai aturan mulai ranking 1 hingga habis dana yang ada yang mendapat pembiayaan dari total dana 4.25 milyar., hanya 19 usulan yang mampu dibiayai dari BLM PNPM MP yang terdanai, 1 usulan mendapat pembiayaan dari dinas PU karena sama dan sesuai plainingnya, 52 usulan sisa yang tdak terdanai tetap menjadi usulan dan dimasukkan dalam renja kabupaten. 6 kecamatan tdak mendapat pembiayaan BLM integrasi adalah: Kecamatan Semen, Mojo, Puncu, Gampengrejo, Grogol dan Gurah. MAK di Akhiri Dengan penandatanganan berita acara oleh perwakilan utusan kecamatan., ( Sis.K. & inh)
Tabel: 19 Usulan Terdanai PNPM Integrasi SPP-SPPN Kab. Kediri
NoDesaKecamatanALOKASI BLM
1DukuhNgadiluwihRp. 403.325.450
2SukoharjoPlemahanRp. 170.363.000
3PaparPaparRp. 270.754.000
4SumberagungWatesRp. 167.910.000
5CangguBadasRp. 175.938.800
6TanjungPaguRp. 301.395.200
7Tugu-Belor-KlepekPurwoasriRp. 110.302.000
8sumberagungPlosoklatenRp. 331.037.000
9SeloonoRinginrejoRp. 232.565.000
10JambuKayen KidulRp. 138.094.000
11Tulungrejo-BringinPareRp. 127.462.000
12KarangrejoNgasemRp. 333.557.000
13SempuNgancarRp. 295.373.400
14KrencengKepungRp. 165.791.500
15JatirejoBanyakanRp. 133.914.300
16MojosariKrasRp.   95.122.250
17SumberjoKandatRp. 128.988.500
18KapasKunjangRp. 204.079.900
19KalibotoTarokanRp. 464.026.100

PNPM Kandat, MAD Khusus Potongan Dana 11,8

Kediri (RBM)Menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Pusat yang melakukan pengamanan fiscal Tahun 2014, dengan melakukan Potongan dana ditiap kementerian, termasuk kementerian dalam negeri dalam  ini satker PMD PNPM Mandiri Perdesaan. Potongan yang urusan bersama sebesar 11.8% yang disampaikan melalui Surat Kementerian dalam negeri pada tanggal 11 Juli 2014 dan ditindak lanjuti dengan surat tanggal 22 Juli tahun 2014 Dengan Nomor 402/1027/PNPM/II/2014 Tentang pengendalian pelaksanaan PNPM MP Tahun 2014, tentang langkah-langkah yang dapat diambil dalam implementasi kegiatan dilapangan, dengan skema kegiatan dilapangan sesuai dengan potongan 11.8%,
MAD Khusus Kecamatan Kandat
  PNPM MP kecamatan kandat menyelenggaran Musyawarah Antar Desa, guna membahas dan menetapkan rumusan yang telah dilakukan oleh Pelaku-Pelaku PNPM mengenai skema pengurangan DUB, MAD dilaksanakan dibalai Kecamatan Kandat, hari Rabu, Tanggal 27 Agustus 2014, yang diikuti Oleh Plt Camat, PjOK, FK/FT, BKAD, BPUK, TV, UPK, Kepala Desa dan Utusan Masing-masing desa 6 (enam) orang
 Sambutan yang disampaikan oleh Bapak Sukemi selaku Plt Camat menegaskan, Bahwa potongan ini memang berat bagi pelaku PNPM dan Kepala desa terkait bangunan yang sudah disosilalisasikan dengan maksimal dan telah berjalan bahkan ada desa-desa yang sudah mencapai pekerjaan hampir selesai, untuk diketahui bahwa potongan ini murni dari pemerintah, bukan rekayasa dan hal-hal yang dibuat-buat oleh pihak kecamatan atau kabupaten. Untuk itu semua yang hadir disini agar bisa menjelaskan kepada masyarakat, tentang adanya pengurangan kegiatan ini, sebab ada kemungkinan nanti timbul pertanyaan oleh masyarakat, loh.. Kok tidak sampek selesai, jalannya kok kurang tidak sampek ujung?. Nah pertanyaan-pertanyaan itu bisa timbul di tengah masyarakat, maka semua yang hadir ini dalam MAD Khusus ini, agar mampu menjelaskan terkait kekurangan pekerjaan tersebut, tutur Sukemi.
          MAD Khusus dipimpin Langsung oleh ketua BKAD (Badan Kerjasama Antar Desa), Agus Susanto. Penjelasan-penjelasan terkait perihal potongan dana DUB dibacakan satu persatu terkait surat Potongan Tanggal 11 Juli 2014 dan Surat Tanggal 22 Juli 2014. Dengan lugas Agus susanto menyampaikan perihal alasan-alasan yang ada didala surat dan kemudian disampaikan hasil perhitungan dari skema Pemotongan, antara lain pengurangan Volume dan Pengurangan BOP UPK. Setelah melaui perdebatan dan pertanyaan dan tukar fikiran yang aktif dan arif., akhir dari keputusan disepakati meski hasil potongan dana dalam prosentase antar desa tidak merata, Hasil-hasil ini yang kita putuskan bersama apakah disetui? Forum menjawab (setujuuuu). Kemudian hasil ini akan dituangkan dalam SPC P (Surat Penetapan Camat Perubahan), sebagai dasar melanjutkan kegiatan PNPM dikecamatan Kandat ini pungkas Agus..


Tabel;
SPC Perubahan
No.
Desa
(Rp) BLM SPC     AWAL
(Rp) BLM SPC PERUBAHAN
% Potongan
01.
Ds. Selosari s/d Ds. Ngletih
295.700.500,00
268.095.000,00
9,3%
02.
Ds. Kandat s/d Ds. Karangrejo
167.252.000,00
148.967.000,00
10,9%
03.
Ds. Purworejo
56.667.000,00
49.987.500,00
11,8%
04.
Ds. Blabak
55.141.000,00
47.846.500,00
13,2%
05.
Ds. Pule
109.931.000,00
96.960.500,00
11,8%
06.
Ds. Ngreco
60.565.000,00
57.328.000,00
5,3%
07.
Ds. Tegalan
72.639.000,00
63.005.500,00
13,3%
08.
Ds. Cendono
97.705.000,00
86.170.500,00
11,8%
09.
Ds. Ringinsari
57.365.700,00
50.605.900,00
11,8%
10.
Ds. Sumberjo
119.543.800,00
106.200.300,00
11,2%
Jumlah
1.150.000.000,00
1.021.085.000,00
11,8%
(tabel, diolah dari Sumber FK-FT) Kandat
                Di ujung acara sebelum acara MAD khusus di tutup Agus Susanto menegaskan bahwa setiap hal atau masalah yang ada jika dirembug dengan bersama, maka akan ada jalan keluar yang baik atau setiap ada kesulitan pasti ada jalan keluar. (Sis.S. & Inh)